Selasa, 07 Juni 2016

pengalaman pertama

okeee kemarin hari kamis adalah pertama kali nya gw naik pesawat ya pertama kali setelah 23 tahun gw idup bukan karena gw norak gag berani atau gimana namun gag punya kesempatan untuk itu semua. selain gw belom pernah pegi keluar pulau dan kalo pergi selalu dengan bus atau kereta gw juga kuliah gag diharuskan naik pesawat karena hanya 5 jam naik kereta.

kemaren gw naik salah satu maskapai warna hijau anak perusahaan maskapai ternama di indonesia maupun dunia. kalo menurut penilaian gw untuk kelas ekonomi lumayan nyaman dan untuk take off maupun landing alus gag bikin ngeri.



gw naik pesawat dari Bandara International Halim Perdana Kusuma dengan tujuan Bandara Nasional Achmad Yani di Semarang. gw dari halim berangkat jam 10.oo WIB dan sampe di semarang jam 11.oo WIB. yang membuat gw pengen kesana adalah pertama udah jenuh di kantor mau jalan-jalan yang dapet uang. kedua terpaksa dan ketiga adalah penasaran dengan naik pesawat.

sesampainya di semarang gw dijemput sama salah satu pegawai di perusahaan gw cabang semarang dan staff seperti gw. langsung gw jalan ke lokasi yang menjadi agenda rapat hari itu. sesampainya di lokasi jam 12.oo WIB otomatis mereka semua sholat dan istorahat makan siang (belom puasa) gw pun duduk-duduk dulu disana sekalian istirahat sejam di pesawat dan mencoba menghirup udara semarang yang panas dan banyak polusi yang gw bilang sama aja kayak jakarta.

seorang pegawai perusahaan itu pun datang ke gw dan ngomong 'gugur mas sudah'.
gw cuma pura2 gag denger karena bayangin gw geret2 koper 25 kilo ke semarang dan sampe semarang cuma buat nunjukin muka dan tuh dokumen sama sekali gag diliat. kalo kayak gitu si mendingan gw bawa koper kecil kosong gag berat juga kan. selesainya dari situ gw cuma di ajak makan dan dianter ke bandara lagi jam 14.30 WIB dengan otomatis gw di luar bandara dan di semarang cuma 3 jam dan yang sialnya lagi pesawat gw bording pass jam 16.30 WIB dan artinya gw harus menunggu begitu lama di bandara semarang.

hal yang gw lakukan di bandara semarang cuma ngeliatin orang2 lalu lalang masuk toko oleh2 dan gag beli apa-apa sampe masuk starbucks dan antri panjang ujung-ujungnya gw keluar dan gag jadi beli. ada hal yang menarik di sebuah toko depan gw, seorang bule dateng dan mengambil sebuah minuman khas indonesia rasa jeruk dengan bulir botol berwarna putih yang setau gw harga minuman itu gag sampe 8ribu tapi ketika si bule itu beli dikasin 10ribu dan mbak2nya bilang kurang dikeluarin 5ribu dan gag di kembaliin sepersenpun yang artinya harga minuman itu 2x lipat lebih. dan dengan asiknya si bule ngomong 'fifteen thousand rupiahs for this' dan mbaknya ngomong 'ya' dan bule pun kabur untungnya tuh minuman lumayan enak menurut gw jadi gag begitu mengecewakan sampe tuh bule ngelempar botolnya.

akhirnya gw boarding juga hingga akhirnya tuh pesawat telat berangkat sekitar setengah jam dan keadaan di luar gerimis. yang bikin gw takjub dan norak adalah ketika di bawah hujan dan menembua awan diatas super cerah dan matahari hampir terbenam dan akhirnya keluarlah sifat norak gw untuk poto-poto.. dan ada beberapa foto yang gw abadikan antaranya.



















Minggu, 05 Juni 2016

puasa sendiri

bagi kalian yang saat ini sedang menjalani puasa pertama selamat menjalankannya.

bagi kalian yang saat ini sedang menjalani puasa pertama di perantauan coba untuk buka video ini video yang menurut gw berkesan bangat ini adalah film pendek karya rudhi soejarwo dimana menceritakan tentang 3 orang remaja dengan latar agama berbeda. mungkin sedikit rasis si sebenernya ngomongin agama tapi ini yang membuat negara dengan 5 agama ini menjadi beragam dan dapat saling menjalani kehidupan bersama tanpa adanya permusuhan.

ada seorang remaja bernama ali dia seorang muslim dan 2 orang rekannya beragama kristen protestan dan katolik mereka membentuk sebuah band yang mempunyai cita-cita besar dimana mau membuat sebuah album. hingga pada saatnya keajaiban terjadi dimana mereka dipanggil audisi tepat hari pertama puasa dan ada satu kata ali yang membuat gw teringat ketika kuliah dulu 

"kan besok hari pertama puasa, nyokap gw sendirian dong"

yuppp saat itu gw teringat ketika harus nisfu syaban sendirian dan harus sahur sendirian untuk pertama kalinya. Hari pertama puasa tanpa keluarga adalah hari terberat, bayangkan gw harus bisa bangun dan masak sebelum imsak dan ketika saur telepon bunyi gw udah tau dari siapa yang pasti dari nyokap bangunin saur. Yang gw inget adalah ‘saurnya pake apa?’ gw males untuk lanjutin telefon itu untuk di tulis di sini. Gw pun bingung kenapa sampe gw nangis tiba2 gitu aja super bingung gw. Sampe akhirnya gw bisa berenti nenangin diri dan yang selalu gw inget adalah kita semua yang lagi nuntut ilmu disini sama semua serba sendiri, bahkan ada yang sampe pulang setahun sekali, Cuma itu yang selalu jadi penyemangat gw ketika kangen rumah dan orang-orangnya.

Kejadian lagi ketika buka puasa, buka puasa adalah salah satu kegiatan yang buat semua orang bahagia selain bisa hilangin aus dan laper namun kebersamaan sama keluarga yang selalu dirindukan. Es the, kolak pisang, stup tape, gorengan pake bumbu pecel dan baca doa buka puasa. Namun saat itu terbalik gw sendirian dikamar kos, buka langsung ke alfamarr langsung ambil minuman dingin dan buka di alfamart, minuman abis baru gw bayar selain bisa menghilangkan haus gw juga bisa ngadem dengan keadaan purbalingga yang super panas saat itu.

"kan besoknya masih bisa puasa sama ibu kesempatan gag datang dua kali, sesuatu yang besar itu harus di jemput bukan di tunggu"

itu adalah perkataan ibu nya ali yang menurut gw super bangat, sebuah perkataan dari hati seorang ibu yang mau melakukan apapun untuk anaknya. 

hingga pada saat nya mereka putuskan untuk berangkat dan sahur di rumah ali. mereka makan bersama di satu meja makan dengan cara berdoa yang berbeda satu dengan yang lainnya.

perjalanan surabaya menuju denpasar membutuhkan waktu 10 jam dimana ketika pukul 12 siang ali diingatkan oleh yang lain untuk sholat hingga seorang ali yang membelikan makanan untuk yang lainnya dan dengan sopan mereka menolak dengan halus.

terjadi lagi kerukunan akan umat beragama di indonesia. sesampainya di denpasar ada seorang bapak-bapak yang mobilnya mogok dengan membawa banyak bangat barang bawaan. tanpa di sangka-sangka ali yang saat itu puasa harus mendorong bersama dengan seorang temannya hingga kepinggir jalan dan tidak menimbulkan kemacetan. dan seorang bli datang ke mereka menawarkan dua botol minuman.

"dek makasih ya ini ada minuman"

dan dengan sopannya temen nya ali menjawab dengan sopannya

"maaf pak saya puasa"

dan saat itu ali pun tau mereka menolak semua makanan yang ali kasih karena mereka semua mencoba puasa

"kalian puasa?"

"masa kita tega ngebiarin lo puasa sendirian"

"kan puasa pertama harus bareng keluarga"

hingga pada saatnya baru gw sadari bahwa pertemanan mereka tulus bangat bukan hanya mengandalkan umur yang sama, hobi yang sama namun dengan keyakinan yang berbeda mereka bisa saling menghargai dan melupakan sebuah perbedaan hingga mereka menyamaratakan tanpa melupakan sebuah perbedaan diantara mereka.

hingga pada ending film ini di pantai dengan sunset menunggu adzan magrib untuk buka puasa hingga akhirnya keluar dialog yang tulus bangat 

"menurut lo gimana audisi tadi?"

ali menjawab

"bagaimana hasilnya nanti gw makasih bangat sama kalian"

"gag lio gw yang terimakasih sama lo"

yupppp demi mereka semua ali mau meninggalkan puasa pertamanya dan meninggalkan ibunya sendirian untuk mengejar impian mereka.

film pendek ini menurut gw berhasil karena selain mencari pemeran yang cocok dan melakoninya secara tulus mereka juga bagaikan punya ikatan yang kuat. namun yang perlu di garis bawahi bahwa ini adalah sebuah iklan kehebatan google yang menurut gw tanpa adanya iklan atau film pendek murni ini begitu bermakna dan hidup.. dengan durasi 5 menit 18 detik sang sutradara mampu mengingatkan bahwa puasa pertama adalah puasa yang amat berarti sebuah hari dimana dapat mengingatkan kita bahwa sebuah tradisi tidak akan hilang.